Selasa, 13 Oktober 2009

KISAH LALU WAKTU SMP

Ini adalah ceritaku, cerita yang aku buat saat aku merasakan jatuh cinta dan kerinduan kepada seseorang. Pertama kali aku jatuh cinta saat aku masih duduk dikelas 3 SMP, Menik alias Sri Rohayati yang dulu aku kenal saat satu kelas bersamanya waktu kelas 1 SMP. Waku itu aku merasa dia hanya biasa-biasa saja karena waktu itu aku tidak tahu apa artinya cinta, lagipula hati dan jantung ini tidak merasakan detakan yang sangat kencang waktu itu. Aku dan dirinya menginjak kelas 2 SMP, kita satu kelas kembali, akan tetapi keajaiban itu belum muncul pada diriku. Entah kenapa aku malah akrab dengan anak wanita yang bernama Erti. Saat itu aku dan Erti sering menjadi sasaran ejekan Mahsun teman sekelasku yang seluruh badannya penuh dengan keringat, mungkin itu karena ketidak seimbangan kesehatannya dan tubuhnya. Jangan lupa juga waktu itu aku berteman dengan orang yang bernama Asep Diyono, dia anak Gandu Comal, sedangkan Mahsun anak Sidokare, Kebojongan, dan aku sendiri Alfan Sani anak sidorejo Comal.
Kisah ini mungkin akan menguak perjalanan kisah cintaku bahkan menjurus cinta segitiga diantara kami, cowok bertiga. Akan ada dua orang yang akan mengalaminya, termasuk aku. Lanjutkan kecerita aku, dimana aku waktu duduk di kelas 2 SMP masih kecil-kecilnya bila ditanyakan tentang cinta. Aku tak tahu ini dinamakan cinta atau hanya sekilas mirip cinta. Waktu kelas 2 itu, diriku sering diejek Mahsun. Dia mengira candaan aku dengan Erti menjurus kedalam percintaan. Padahal aku sendiri tidak tahu apa arti cinta yang sesungguhnya. Namun dari itu semua ternyata Asep tertarik oleh seseorang wanita yang cantiknya bukan main kata dia. Yuni Lestari anak Susukan dekat dengan sekolah kami. Pawakannya sederhana akan tetapi wajahnya sangat mempersona. Jujur aku katakan itu, karena siapa saja yang melihatnya tidak hanya saja terpana bahkan dia akan terpesona. Oh My God........
Waktu kecil saja dia sudah cantik bukan main, bagaimana kalau sudah dewasa.....? benaku berbicara. Namun , akan hal itu, Asep hanya bisa terdiam karena dia masih dibilang anak kecil. Disembunyikan rasa sukanya didalam hati, sementara banyak wanita lain yang tertarik dengan dirinya. Ditolak mentah-mentah surat yang pernah beredar kepadanya dalam bentuk bahasa inggris. Aku berfikir kasihan juga wanita itu, jikalau dia sendiri yang mengalaminya. Kembali ke soal diriku, aku yang sekarang ini telah dicap berhubungan dengan Erti hanya bisa diam dan sendiri, tak ada gunanya aku mengelak didepan teman-teman. Aku cari sesosok teman yang bisa diajak bermain dan bergabung dalam persahabatan aku yang baru. Akhirnya tak perlu waktu lama aku bertemu dengan Arif Sagita anak Bengkelung desa belakang sekolah dan Abdul Kholiq anak Prompong yang jarak rumah ke sekolah sekitar 1 Kilometeran. Mereka hanya bermain berdua saja waktu aku dekati, dan tidak hanya itu saja, mereka hanya duduk terdiam di teras depan kelas karena melihat teman-teman yang baru dan asing. Aku dekati dan aku ajak mereka bermain, awalnya kami malu. Tapi lama kelamaan kami terbiasa bersama. Aku sering mengajak mereka kekantin waktu istirahat. Dari pada duduk diteras sendirian seperti anak yang aneh saja kalau dilihat teman-teman.
Kembali ke Asep, dia hanya bisa menulis surat kepada Yuni wanita idamannya waktu itu, akan tetapi hal yang sama dilakukan oleh Asep, Yuni hanya membaca dan membuang surat itu. Mungkin Yuni menganggap Asep hanya orang yang tidak ia kenal. Memang Yuni tidak mengenal Asep, karena Yuni tidak pernah sekelas dengan Asep. Secercah harapan telah pudar, dan hanya tinggal kenangan pahit apabila diingat kembali. Sedangkan diriku hanya bisa duduk sambil memikirkan sebuah kalimat yang tidak sengaja timbul karena kisah Asep dan Yuni. Kalimat itu aku susun menjad sebuah puisi, yang mana puisi ini membuat diriku malu sendiri. Pas istirahat, tanpa sengaja Mahsun mengambil puisi yang kau buat, ditariknya kertas itu lalu berteriak-teriak dia seperti bak kegirangan yang sedang mendapatkan kabar bagus. Dikiranya puisi itu untuk Erti, akan tetapi tak ada tujuan buat siapa puisi aku buat. Iseng-iseng aku tulis disampul buku pelajaranku, aku tulis karena mungkin ini curahan pertama diriku walaupun diriku tidak tahu untuk apa dan siapa aku tulis puisi itu.
Asep yang aku tunjukkan puisi itu langsung tertawa dan terheran. Tapi ditulisnya pula puisi itu di buku perlajarannya. Kisah percintaan Asep ternyata sudah berjalan tanpa sepengetahuan diriku. Dia menjalin hubungan dengan teman lain kelas yang bernama Wiwik. Wiwik anak kebojongan dekat dengan sekolah hanya berjarak berapa meter saja. Asep dan Wiwik sudah menjalin hubungan 2 bulanan, entah mereka saling cinta atau hanya cinta sesaat saja. Dilihat mereka berdua masih kecil dan tidak mengerti arti sebenarnya tentang cinta. Perjalanan kisah aku masih bersambung karena waktu ini masih menceritakan kisah Asep. Seorang cewek bernama Ida meminjam sebuah buku mata pelajaran yang mana ada sebuah puisi yang dulu Asep tulis dari puisi aku. Ida meminjam mungkin karena dia butuh untuk mencari jawaban dari PR nya yang diberikan oleh guru kelas. Buku telah selesai untuk dipinjamkan, dan Ida mengembalikannya ke Asep. Waktu Asep membuka bukunya kembali, terdapat sebuah tulisan yang sangat mengherankan dan mengagetkan. Tanpa sengaja Ida membalas apa yang ditulis oleh puisi itu. Tak memakan waktu Asep dan Ida saling menyatakan perasaannya. Karena wanitalah penampilan Asep berubah, dari rambut kepala yang tadinya sisir pinggir sekarang menjadi berdiri bak anak punk. Memakai jell yang bisa membuat rambut kepala berdiri.
Waktu terus berlalu akhir dari kelas 2 akan datang. Hari rabu tepatnya waktu kelas 3 sedang mengadakan kegiatan perpisahan dengan mengadakan orkes. Aku yang hanya iseng-iseng melihat-lihat perpisahan ini disindir oleh Arif Sagita dan Kholiq. Mereka berdua bertanya siapa cewek idaman aku, aku hanya jawab ada sajalah itu rahasia aku. Tangan kanan memegang sebuah buku dan aku buat buku itu mirip teropong hanya untuk melihat cewek-cewek yang cantik yang mana akan menjadi sasaran perasaanku. Sesaat aku hanya melihat cewek-cewek itu biasa saja, aku melihat Menik yang biasa dipanggil oleh teman-teman dia. Aku melihat Menik dengan menggunakan buku yang aku buat teropong. Sekilas aku melihatnya, tapi perasaan ini belum muncul. Waktu terus berlalu sehingga dua hari setelah perpisahan kelas 3, kelas 2 mengadakan study tour ke Telagasarangan dan Jogja. Kami semua berangkat malam sekitar pukul 10. Aku berkumpul bersama Kholiq serta Arif Sagita untuk memastikan tidak ada apa-apa dalam perjalananku nanti. Asep dan teman-temannya juga sudah bersiap-siap. Didalam tasnya disiapkan kamera untuk berfoto dengan kekasihnya Ida, sedangkan aku juga kalau bisa berfoto dengan Menik. Itu hanya sekilas pemikiran saja.
Diperjalanan waktu yang membuat aku dan teman-teman semua merasa ngantuk didalam perjalanan. Tak terasa pagi sudah menjemput dan akhirnya sampailah kami ditempat wisata yang kami kunjungi. Aku buka pintu bis untuk keluar karena terasa panas didalam bis. Saat aku buka sedikit pintu itu, terasa angin yang dingin berhembus kearahku. Benar saja dipegunungan dalam keadaan pagi-pagi hawa dingin masih menyelimuti. Aku bekap tubuhku dengan tanganku untuk menghindari kedinginan yang aku rasakan saat itu. Asep dan teman-temannya asik berfoto denga kamera yang dibawanya. Akan tetapi tak nampak sekilas pun aku melihat dia berfoto dengan Ida kekasihnya. Kami semua langsung memasuki sebuah restoran yang telah kami pesan untuk makan pagi. Hawa dingin menyelimuti tidak menghilangkan rasa keinginan diriku untuk menjelajahi tempat ini. Setelah makan, kami semua menunggu mobil jemputan untuk melanjutkan ke tempat wisata selanjutnya Telagasarangan. Disana terdapat sebuah telaga yang tepat diatas permukaan gunung, sebuah telaga yang tempatnya tidak seperti telaga biasanya, yang berada didaratan atau lebih tepatnya dibawah air laut.
Tempat yang sejuk serta rasa dingin masih menyelimuti kami semua, walaupun begitu tidak menyurutkan kesenangan kami untuk berekreasi. Pasar yang berisikan pernak-pernik dan cinderamata banyak dipasang dipinggir jalan serta didekat telaga tersebut. Sedangkan ditengah telaga terdapat perahu sewa yang mana satu orang waktu itu dua ribu rupiah. Karena takut aku tidak menaiki perahu tersebut. Aku hanya jalan-jalan disekitar telaga itu. Saat melihat disekelilingnya aku hanya melihat sebuah pohon jati yang kering dan besar. Pohon jati yang mana menjadi sebuah kenangan diriku dengan Menik nanti. Rombongan kami sudah selesai waktu untuk menjelajahi telaga ini. Kami pun bergegas kembali untuk melanjutkan perjalanan ketempat berikutnya yaitu Candi Prambanan. Candi yang menjadi kebanggaan warga Jogjakarta, yang menjadi tempat wisata ramai dan banyak dikunjungi para wisatawan baik dari dalam maupun dari mancanegara. Panas terik menyelimuti kami, Mahsun yang tidak enak badan karena mabuk kendaraan setelah sampai ditempat tujuan menjadi muntah, semua makanan yang dia makan diperjalanan keluar semua, yang tersisa hanya angin yang ada diperut dia. Aku menyarankan jangan meminum air soda, karena akan membangkitkan mabuknya lagi.
Ditempat ini aku mencari Asep untuk meminjam kamera photonya. Mungkin ini kesempatan karena tempat ini sangat bagus untuk mendapatkan foto Menik, akan tetapi aku tidak menemukan Asep. Aku pasrah karena hari sangat panas dan gerah waktu itu. Satu jam aku menunggu Asep untuk dapat meminjam kameranya. Wal hasil waktu kami di Candi Prambanan sudah usai, sekarang giliran menuju ke Malioboro. Magrib menjelang datang, aku langsung mencari Asep untuk dapat berfoto bersama Menik. Akhirnya waktu yang dinanti sudah tiba, Aku dan Menik bertemu dan berfoto bersama dengan teman yang lainnya dibelakang kami. Kala itu banyak teman-teman yang ingin ikut berfoto untuk kenang-kenangan ditempat itu. Setelah aku berfoto, aku sempatkan untuk jalan-jalan ketoko-toko mencari-cari sebuah barang. Mungkin saja waktu aku melihat aku akan tertarik. Langkah kakiku berhenti di depan toko kaset tape, aku langsung masuk bersama Asep kala itu. Melihat-lihat yang ada didalam toko tersebut, aku melihat satu buah kaset lagu barat yang belum tentu aku sukai. Westlife nama group vokal itu, berasal dari Irlandia, group band yang digawangi oleh Mark, Shane, Brian, Nicky, Kian sontak membuat aku kagum dan suka lagu itu. More Than Words dan If I Let You Go adalah lagu yang pertama aku dengar kala itu. Lagu itu sangat bagus meskipun secara nyata aku tidak tahu arti dari lagu tersebut karena menggunakan bahasa inggris. Seharga 22 ribu rupiah aku membelinya sedangkan Asep hanya membeli sebuah cindramata yang akan diberikan kepada Ida kekasihnya.
Malam semakin larut hingga akhirnya kamipun kembali ke kota kami berasal Comal. Dalam perjalanan kami hanya bisa melepaskan kelelahan yang ada. Kelelahan yang kami rasakan saat study tour bersama teman-teman. Asik memang, bahkan hingga sekarang aku sendiri masih menginginkan pergi ke Tawangmangu. Waktu pulang, dirumah aku dan Asep saling memberikan cerita lucu didalam rumah kami, oh ya...Asep tidak langsung pulang ke rumahnya Gandu, dia menginap dulu dirumah aku karena waktu itu bus yang kami naiki langsung berhenti didepan rumah aku. Hari berlalu setelah study tour sekolah kami, itu pun waktu aku naik kelas 3 SMP. Dua hari aku masuk sekolah, aku langsung membuat sebuah pemikiran yang mana itu adalah pengalaman pertama aku mengatakan perasaan aku kepada seorang wanita. Niat aku hanya untuk mengatakan perasaan ini dan tidak bermaksud untuk menjalin sebuah hubungan. Malam hari sebelumnya aku menulis surat untuk Menik yang berisikan perasaanku kepadanya. Hingga keesokan harinya tepat hari Rabu entah tanggal dan tahunnya aku tidak ingat, kala itu tepat pukul 09.00 pas waktu istirahat kelas semua. Aku menitipkan surat kepada Asep untuk dia berikannya kepada Menik waktu itu. Setelah Asep memberikan surat itu, mungkin disela waktu mengikuti pelajaran itu dia membaca surat dari aku, namun aku sendiri tidak tahu apakah dia juga membuat surat balasan kepadaku.
Jam 12 siang waktu menunjukan begitu pada jam tanganku. Aku berjalan menuju tempat parkiran sepeda. Aku melihat dia berjalan disebelahku hanya jarak 5 meter, saat itu jantungku berdegub dengan kencang melihat dirinya berjalan mendekati diriku. Aku mempercepat langkahku agar tidak berada dekat dengan dirinya. Pulang sekolah aku tidak langsung menuju rumah aku, akan tetapi aku langsung menuju kerumah Asep. Saat dirumahnya aku menanyakan bagaimana ekspresinya waktu Menik mendapatkan surat dari Asep. Asep hanya bilang biasa-biasa saja, namun disamping itu Asep memberikan sepucuk surat kepadaku. Dan aku mengira bahwa itu adalah surat balasan dari Menik. Memang waktu itu hatiku sangat girang dan senang karena Menik membalas surat dari aku. Akan tetapi setelah aku baca surat itu, dia berbicara kalau kita lebih baik berteman saja, karena dia belum siap untuk menjalin hubungan. Didalam benakku bertanya, apa maksudnya...? aku hanya ingin mengatakan bahwa aku menyukainya bukan untuk membuat hubungan dengan dirinya. Mungkin bagi dirinya ini adalah sebuauh penolakan akan tetapi bagi aku ini adalah sebuah jawaban dari perasaan aku sebelum aku melangkah kedepan untuk menjalin sebuah hubungan dengan seseorang.
Setelah menerima surat itu dari Menik, aku langsung memiliki perasaan takut untuk bertemu dengan dirinya. Walaupun hanya beberapa meter dari aku berdiri, tak hayal saat aku melihat dirinya berjalan didepan kelasku, aku langsung masuk kekelas dan menuju bangku paling belakang agar tidak meihat dirinya waktu dia berjalan. Ini berjalan hingga aku dan dia lulus dari sekolah itu. Setelah aku lulus dari SMP 3 Comal, aku mengatakan kepada diriku sendiri, aku tidak akan memiliki kekasih kalau aku sudah menginjak SMA. SMK Nusantara aku masuki untuk melanjutkan pendidikan yang aku jalankan. Aku dan Asep bersama memasuki sekolah itu. Aku dan Asep mengikuti sebuah organisasi yang ada disekolahku tersebut sekarang. PKS dan Pramuka aku ikuti agar mendapat pengalaman yang baru. Awalnya aku hanya iseng saja waktu mengikuti organisasi ini. Lama-lama aku tertarik juga, karena disamping itu adalah sebuah kegiatan untuk mengisi hari-hariku. Jumat sore kala itu, pembina pramuka memberikan sebuah pengumuman kalau ada sebuah organisasi pramuka lain ada diluar sana. Saka Bhayangkara, adalah organisasi yang ada di Polsek Comal. Pembina tersebut menjabarkan organisasi tersebut. Pembina mengatakan jikalau ingin mengikuti organisasi tersebut tinggal datang saja ke Polsek Comal, sambil membawa foto berwarna. Disana akan mendapatkan sebuah formulir dimana formulir tersebut harus diisi dan ditanda tangani oleh orang tua/wali. Lalu setelah diisi diberikan kembali kepada pembina yang ada di Saka Bhayangkara Polsek Comal tersebut.
Dalam hal ini aku akan bertemu dengan seseorang yang sudah membuat aku kagum dengan dirinya. Karena keteguhanya dalam mengikuti kegiatan Saka Bhayangkara. Walaupun keluarganya sangat pas-pas an akan tetapi dia sangat berjuang untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Sebut saja Siti Kusniatun, ya memang itu namanya. Dia bertinggal di Kepuh, Wonogiri Ampelgading. Anaknya kecil badannya akan tetapi jalan dan pikirannya sangat dewasa mungkin melebihi diriku. Dia adalah gadis pertama yang membuat aku merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya waktu aku menginjak SMK. Dia sekolah di SMA 1 Comal, SMA yang sangat kompeten diwilayah Comal. Sedangkan diriku hanya di SMK Nusantara 1 Comal yang dikelola oleh swasta. Dia wanita pertama yang membuat aku merasakan cinta untuk pertama kalinya. Dia wanita pertama yang membuat aku merasakan perasaan rasa sayang untuk pertama kalinya dalam masa dewasa. Waktu berlalu dengan kegiatan PPAS di Kebongede Bantarbolang Pemalang. Saat itu renungan dari Pamong Sabhara yang direnungi oleh lilin kecil yang menyala menerangi kegelapan walaupun dalam keadaan yang sangat dingin waktu itu. Kami semua mendengarkan ceramah dari Pamong Saka, sedangkan diriku hanya curi-curi pandang terhadap Siti. Siti yang duduk bersandar dengan temannya bernama Lulu sedang konsentrasi mendengarkan ceramah Pamong. Aku curi-curi pandang kepadanya, dan tidak sangka dia merasakan apa yang aku lakukan kepadanya.

Senin, 12 Oktober 2009


MATERI SAKA BHAYANGKARA POLSEK COMAL

DASAR PEMBENTUKAN SAKA BHAYANGKARA
A. Keputusan bersama Ka Polri dan Kwarnas Geraka Pramuka
No. Pol : Kep/08/1989 tentang Kerjasama dalam usaha Nomor 058 Tahun 1989 pembinaan dan pengembangan pendidikan kebhayangkaraan dan kepramukaan.
B. Kepress RI No. 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka Jo. No. 57 Tahun 1989 tentang Anggaran Dasar Gerakan Pramuka (AD GP).
C. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 107 Tahun 1989 tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka (ART GP).
D. Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka No. 032 Tahun 1980 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Karya Pramuka.
E. Undang-undang No. 13 Tahun 1961 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Polri.
F. Undang-undang No. 20 Tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pertahanan Keamanan Negara RI.

RUANG LINGKUP
PETUNJUK PENYELENGGARAAN BINA PRAMUKA
Segala hal ikhwal yang berkaitan dengan upaya mendidik dan mengambangkan Saka Bhayangkara dengan tata urut sebagai berikut :
a. Pendahuluan
b. Tujuan dan Sasaran
c. Orang dan Tata Kerja
d. Keanggotaan
e. Hak dan Kewajiban
f. Pelantikan dan Pengukuhan
g. Kegiatan dan Sarana
h. Dewan Kehormatan
i. Lambang
j. Penutup.


KESAKAAN
Saka Bhayangkara


Saka di Indonesia ada 10 diantaranya sebagai berikut :
1. Saka Bhayangkara
2. Saka Dirgantara
3. Saka Bina Bhakti
4. Saka Bahari
5. Saka Bhakti Husada
6. Saka Taruna Bumi
7. Saka Kencana
8. Saka Bina Sosial
9. Saka Pandu Wisata
10. Saka Teknologi

Saka Bhayangkara berasal dari Kata Satuan Karya Bahaya dan Angkara yang berarti wadah mendirikan pendidikan kepramukaan guna menyalurkan bakat minat dan juga meningkatkan pengetahuan kepramukaan. Kemampuan keterampulan di berbagai bidang.
Tujuan didirikan Saka Bhayangkara :
1. Menciptakan bakat dan minat
2. Meningkatkan pengetahuan kepramukaan
3. Meningkatkan kedisiplinan
4. Mengembangkan anak didiknya.
5. Mentaati dan menjalankan Trisatya, Dasa dharma serta tata tertib saka
6. Meningkatkan kemampuan fisik dan mental
7. Mentaati AD/ART GP (Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka).
8. Aktif dalam Kegiatan Saka dan Kegiatan Pramuka.
9. Membina, mengembangkan serta menerapkan kesakaan dan keterampilan serta kegiatan yang bermanfaat bagi keluarganya, masyarakat dan lingkungan
10. Berusaha menjadi tauladan (panutan) bagi rekan-rekan, keluarganya dan masyarakat.
11. Mentaati peraturan Per Undang-undangan yang berlaku serta adat istiadat masyarakat.

Aturan Saka Bhayangkara :
1. Disiplin
2. Datang paling lambat 5 (Lima) Menit sebelum kegiatan dimulai.
3. Diwajibkan latihan PBB sebelum dimulai.
4. Sopan hormat dan berpakaian rapi
5. Dapat menyesuaikan diri
6. Dilarang keras membawa senjata tajam dan minuman keras yang dapat membahayakan.
7. Lapor dan minta ijin untuk masuk barisan jika datang terlambat pada pemandu saka yang bertugas.
8. Dapat membawa nama baik Saka Bhayangkara Polsek Comal.
9. Menepati Dasa Dharma dan Tri Satya
10. Peraturan-peraturan yang belum tercantum dapat menyusul yang berkenaan dengan Saka Bhayangkara.















BAB I
KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan adalah kecakapan seseorang untuk membujuk anak didiknya agar mengikuti kegiatan kepemimpinan dengan tindakan yang baik dengan tujuan bersama.

Fungsi Kepemimpinan :
1. Sebagai otak pusat kelompok
2. Seni untuk menciptakan paham keserasian, kesepakatan
3. Keperibadian yang mempunyai pengaruh
4. Suatu hubungan kekuatan dari kekeluargaan.

Syarat-syarat menjadi pemimpin :
1. Mempunyai pandangan umum yang luas
2. Mempunyai daya ingat yang tinggi dan kuat
3. Mempunyai keterampilan dan komunikasi
4. Kepribadian yang sangat menyakinkan
5. Berani menghargai waktu.
6. Memiliki kemauan dan kemampuan.

Sifat kepemimpinan menurut Hasta Brata :
1. Matahari
Seorang pemimpin harus dapat memberikan kehidupan dan energi anak buahnya.
2. Bulan
Sebagai sumber keterangan dari kegelapan.
3. Bintang.
Harus bertaqwa dan bisa menelusuri ketauladanan
4. Angin.
Mempunyai tujuan searah jarum jam
5. Mendung.
Mempunyai wibawa dan bermanfaat
6. Api.
Mempunyai sikap adil berprinsip tegas dan belas kasih.
7. Bumi
Mempunyai sikap jujur serta memberi anugrah kepada yang telah berjasa
8. Air.
Mempunyai pandangan yang luas, sanggup menerima kritik dan tidak boleh membenci seseorang.

Sikap kepemimpinan menurut Ki Hajjar Dewantoro :
1. Ing Ngarso Sung Tulodho artinya Didepan Menjadi Tauladan
2. Ing Madyo Mangun Karso artinya Ditengah membangun kemauan
3. Tut Wuri Handayani artinya dibelakang memberi dorongan dan pengaruh yang baik ke arah kemandirian.

Sifat - sifat yang harus dihindari dalam kepemimpinan :
1. Adi Gang : Mengandalkan Kekuasaan
2. Adi Gung : Mengandalkan Keluhuran
3. Adi Guna : Mengandalkan Kepandaian

Asas Kepemimpinan Polri
a. Bertaqwa beriman dan taat kepada Tuhan Yang Maha Esa.
b. Ing Ngarso Sung Tulodho
c. Ing Madyo Mangun Karso
d. Tut Wuri Handayani
e. Waspada Purba wasesa
Artinya waspada mengawasi serta sanggup dan berani memberikan koreksi kepada ana buahnya.
f. Prasaja
Tingkah laku yang sederhana dan tidak berlebih-;ebihan
g. Satya
Sikap loyal atau saling hormat yang baru timbul terhadap bawahan dan sebaliknya.
h. Gemi Wastiti
Kesadaran dan kemampuan untuk membatasi penggunaan dan pengeluaran segala sesuatu yang dibutuhkan.
i. Belaka (beloko).
Kerelaan, kemampuan dan keberanian untuk mempertanggung jawabka atas tindakannya.
j. Legowo
Kereaan dan keikhlasan pada saat mengerahkan tanggung jawab dan kedudukannya kepada generasi selanjutnya.
k. Amben Parano Arto
Dapat memilih dengan tepat mana yang harus dilakukan.














LAMBANG SAKA BHAYANGKARA
1. Bentuk.
Bentuk lambang Saka Bhayangkara adalah segi lima beraturan dengan segala sisinya.
2. Lambang Saka Bhayangkara.
a) merupakan wadah dan perkembangan pramuka sebagai manusia yang berpancasilais.
b) Bintang 3 (tiga) berarti Tribata Polri yang berisi :
- Rasta Sewakotama
Abdi utama dari pada negara
- Negara Yanutama
Warga negara tauladan dari pada negara
- Yanu Ana Caksana
Wajib menjaga ketertiban pribadi dari pada rakyat.
c) Perisai Empat
Melambangkan Catur Prasetya Polri yang isinya :
- Satya Ha Prabu : Setia kepada negaranya dan pemimpinnya
- Hanyaken Musuh : Mengenyahkan musuh-musuh negara dan masyarakat.
- Geniung Pratidina : Mengagungkan negara
- Tansa Trisna : Tak terikat trisna pada sesuatu.

d) Obor
Melambangkan Tri Wikrama ( 3 Pancaran Cahaya Kewastikaan) yang isinya :
1. Kesadaran
2. Kewastikaan (kewaspadaan)
3. Kewijaksanaan (kebijaksanaan)
e) Tunas Kelapa
Merupakan lambang gerakan pramuka yang menunjukkan bahwa sikap setiap anggota pramuka merupakan inti dari kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
f) Saka Bhayangkara
Merupakan identitas pengawal negara yang setia setiap saat bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
g) Warna Merah
Merupakan semangat keberanian.
h) Warna Kuning
Merupakan keagungan atau kemakmuran
i) Warna Hitam
Merupakan keabadian yang kekal
j) Warna Putih
Merupakan kesucian.

40 SIFAT SAKA BHAYANGKARA
1. Beragama
2. Beribadah
3. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
4. Menjaga kerukunan hidup umat beragama
5. Menjaga toleransi antar umat beragama
6. Bersusila
7. Menjauhi hal-hal yang negatif
8. Menghormati sesama manusia
9. Beretika baik
10. Mentaati norma yang baik
11. Pandai mengurai / menyesuaikan diri
12. Pandai bergaul
13. Berwatak kesatria
14. Tegas
15. Bersahaja
16. Suka menolong
17. Bergotong royong dan bekerjasama
18. Adil
19. Bijaksana
20. Cinta tanah air
21. Mempunyai rasa nasionalisme tinggi
22. Rajin
23. Mematuhi semua peraturan
24. Menghormati hak orang lain
25. Melaksanakan kewajiban
26. Aktif dalam kegiatan positif
27. Berjiwa sosial
28. Jujur
29. Disiplin tinggi
30. Bertanggung jawab
31. Berwibawa
32. Tidak sombong
33. Berbudi luhur
34. Rendah hati
35. Menepati janji
36. Tak membedakan sesama
37. Tidak mudah terpengaruh
38. Tidak mudah putus asa
39. Dapat menyimpan rahasia
40. Melaksanakan Tri Satya dan Dasa Dharma.

PERATURAN PENGHORMATAN MILITER
( P P M )


A. Dasar PPM
Kepangap Nomor. / Kep / 610 / 10
B. Penghormatan
Kehormatan yaitu wujud dari Penghormatan.
C. Maksud dan Tujuan
Untuk melahirkan disiplin atau tata tertib peraturan.
D. Penghormatan diberikan kepada atasannya dan Seniornya karena jabatan dan pangkatnya serta pada umumnya seniornya.
E. Cara penghormatan dalam ABRI / Militer
1. Cara Biasa
Disampaikan kepada semua atasan dan pada semua pangkat.
2. Cara Kebesaran
Disampaikan kepada :
- Bendera Merah Putih
- Presiden dan Wakil Presiden
- Panji-panji atau lambang kebesaran Polri
- Staf angkatan.





RESUSITASI
Tindakan untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan fungsi jantung guna kelangsungan hidup penderita.
Macam-macam ganggunan umum
a. Gelap Mata
Disebabkan oleh terkejut karena takut, kurang darah, kurang udara yang baik, kelemahan badan, rasa sakit.
- Tanda-tanda
1. Mengeluarkan banyak peluh
2. Muntah dan pusing kepala
3. Pengelihatan kurang terang
4. Telinga berdengung
5. Denyut nadi cepat tapi lemah
- Cara pertolongannya
1. Penderita dibaringkan
2. Berilah minuman panas.
3. Jangan duduk dan berdiri setelah sembuh dalam 10 menit.
b. Pingsan
Disebabkan oleh terkejut karena takut, kurang darah, kurang udara bersihj, kelemahan badan, rasa sakit, badan dalam keadaan sakit karena racun.
- Cara pertolongannya
1. Longgarkan semua pakaian yang menyebabkan tersumbatnya aliran darah seperti ikat pinggang, kaus kaki , sepatu, kerah baju yang kencang.
2. Gosok-gosok telapak kaki agar bisa merasakan rangsangan pada kaki.
3. Berilah minyak kayu putih di hidung untuk merangsang otak agar sadar.
4.
c. Mati suri
Disebabkan oleh tenggelam, tercekik, menghisap racun, tersengat listrik, terkena sinar matahari terlalu lama.
- Cara pertolongannya
1. Dibaringkan
2. Diberi nafas buatan
3. Mengembangkan denyut jantung
4. Diberi bau-bauan
5. Diselimuti
6. Bila sadar diberi minuman
7. Dibawa kerumah sakit.
KRIDA SAKA BHAYANGKARA
A. PENGERTIAN
Krida adalah satu terkecil dari saka. Macam-macam kirda dalam saka bhayangkara menurut SK Kwarnas No. 98 / 196 :
a. Krida Tibmas
Banyaknya anggota krida antara 5 – 10 orang, jika lebih dalam krida yang sama maka nama diberi nama angka misalnya :
- Krida Lantas 1
- Krida Lantas 2
Tiap krida dipimpin oleh PimKrida dan dibantu oleh TimKrida.
1. Krida Tibmas
Kamtibmas adalah sistem keamanan (siskamling) adalah kesatuan rangkaian kegiatan keamanan yang merupakan :
- Security (bebas dari fisik atau spesifik maupun pas)
- Surety ( adanya rasa kepastian, kekhawatiran, keraguan dan ketakutan)
- Safety ( perasaan dilindungi dari marabahaya)
- Peace ( damai ).

Selasa, 10 Maret 2009

SAKA BHAYANGKARA YES !!!!!

Organinsasi ini adalah sebuah organisasi Satuan Karya Bhayangkara yang fungsinya wadah kegiatan kebhayanagkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional.
Tujuannya adalah untukmewujudkan kader-kader bangsa yang ikut serta bertanggung jawab terhadap keamanan dan keteretiban masyarakat melalui pendidikan kebhayangkaraan di dalam Gerakan Pramuka.
Kegiatan Sabhara Comal dilaksanakan di Markas Besar Mapolsek Comal yang beralamat kan Pertigaan Pasar Comal Pemalang yang mana kegiatan ini disesuaikan dengan umur anak didik dan kemampuan jasmani dan rohani anak didik. Kegiatan tersebut dilakanakan sebisa - bisanya dengan praktek berupa menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya.
Dalam hal ini yang di ambil inti dari Sabhara Polsek Comal adalah praktek dalam melakukan sikap PBB dan praktek yang telah diajarkan di markas besar Sabhara. dan pula mampu beradaptasi pada lingkungan sekitar.
anggota saka bhayangkara sendiri terdiri atas :
1. Peserta Didik
- Pramuka Penegak dan Pandega
- Pramuka Penggalang yang berminat dibidang ke bhayangkaraan dan memenuhi syarat
tertenntu
2. Anggota Dewasa
- Pembina Pramuka sebagai Pamong
- Instruktur Saka
- Pimpinan Saka (Ketua Saka)
3. Pemuda berusia 14 - 25 tahun bukan anggota Gerakan Pramuka dapat menjadi calon Saka Bhayangkara dengan ketentuan satu bulan setelah terdaftar sebagai calon anggota saka bhayangkara, telah menjadi anggota salah satu gugus depan pada pangkalan masing-masing.

Syarat anggota Sabhara :
1. Menyatakan keinginan untuk menjadi anggota saka bhayangkara, secara sukarela
2. Bagi pemuda calon anggota Gerakan Pramuka, telah mendapat ijin dari orang tuanya / walinya dan bersedia menjadi anggota gugus depan Pramuka setempat / pangkalan masing masing.
3. Bagi pramuka penegak, pandega dan penggalang diharapkan menyerahkan izin tertulis dari
pembina satuan dan pembina gugus depannya, dan tetap menjadi anggota gugus depan asanya atau pangkalannya.
4. Bagi pramuka penggalang telah memenuhi syarat kecakapan umum tingkat Penggalang terap.*
5. Sehat jasmani dan rohani dan tidak pula memiliki penyakit yang membahayakan nyawanya serta tidak bergantung pada Narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya.

Jumat, 06 Maret 2009

IKASABHA SABHARA POLRES PEMALANG MENIKAH

Akhirnya hari yang dinanti datang juga. Pernikahan antara Arif Zakaria anggota Ikasabha Polres Pemalang menikah dengan calon isterinya di kediamannya daerah Widuri Pemalang.
Kelangsungan pernikahan pada tanggal 7-8 Maret 2009 di mempelai Pria.
untuk itu sang pria harus mengambil cuti yang sangat panjang agar bisa menikah dengan kekasihnya.
tentunya nantinya sang mempelai wanita akan berganti title dibelakang namanya.
bukan title dari pendidikan akan tetapi title dari keluarga.
sang wanita akan menjadi nyonya Zakaria dikeluarganya.
Arif Zakaria adalah seorang yang sangat pekerja keras dan profesional dibidangnya.
dia adalah seorang pegawai keamanan yang bekerja disalah satu sekolah swasta yang ada di Petarukan Pemalang.
Seseorang yang sangat baik dan tegas karena berusaha untuk mempertanggung jawabkan sebuah masalah yang sedang dihadapi.
orangnya penuh canda dan tawa, akan tetapi dia mengenal pasti dimana serius dan tidak.
dalam hal ini Arif Zakaria sangat baik dan ulet. bahkan dia mendedikasikan keahliannya untuk melindungi murid-murid dari sekolah swasta yang dia jalani saat ini.
walaupun hanya orang biasa, tetapi dia bisa dipertanggung jawabkan segala perbuatannya.
seandainya tidak maka Tuhanlah yang akan meminta pertanggung jawabannya sewaktu masih didunia.
amin.............
Keluarga Sabhara Polsek Comal mengucapkan :
SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU
SEMOGA MENJADI KELUARGA YANG SAKINAH, MAWADAH DAN WAROHMAH, AMIEN...............

Kamis, 05 Maret 2009

SALAM PRAMUKA !!!

Berbagai organisasi pramuka banyak bermunculan. tapi hanya ada satu yang saya senangi.
Yaitu SAKA BHAYANGKARA POLSEK COMAL yang bermarkaskan di Pertigaan Pasar Comal Kab. Pemalang.
Hanya organisasi inilah yang membuat saya merasa sebuah manusia yang mempunyai banyak teman walaupun kini mereka telah pergi untuk mendapatkan masa depan mereka.
Sebelumnya perkenalkan saya adalah sang pemilik Blog ini.
banyak kegiatan yang saya ikuti sejak mengikuti Saka Bhayangkara Polsek Comal ini.
banyak teman pula yang saya dapatkan dari organisasi ini.
Saya adalah lulusan dari SMK Nusantara 1 Comal jurusan Teknik Elektro.
teman-teman saya yang satu angkatan banyak pula dari satu sekolah yang sama. ada yang dari jurusan Mesin Industri, Otomotof, Mesin Perkakas, Informatika dan Listrik.
mereka adalah sahabat yang selalu menghiasi seluruh hidup saya pada saat melakukan kegiatan.
Khususnya saya berterima kasih kepada Ka. Mabi Saka yang dulu karena karena beliau kegiatan saka ini tidak akan berjalan dengan lancar dan baik.
dan juga Pamong saya Pak. Eko yang dengan sabarnya mendidik kami para angkatan 2003/2004.
ini bukanlah sebuah Proposal atau sebuah karangan, akan tetapi ini adalah sebuah ungkapan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berjasa atas terwujudnya Saka Bhayangkara Polsek Comal.
TO KRISNANTO :
kamu adalah sebuah sahabat yang selalu mengerti saya untuk diajak bercanda.
semangat selalu kau berikan. gurauan selalu kau layangkan. terima kasih Kris.
dia biasa dipanggil "Dek" karena dia mempunyai saudara kembar yang bernama Krisyanto.
Kakaknya dipanggil "Mas" dikeluarganya.
AJI :
Jek, kau adalah sahabat saya dari SMP, karena kaulah aku bisa menjadi begini.
bisa mengenal teman-teman yang ada di daerah SMP Negeri 3 Comal Sarwodadi.
ASEP :
Lhem, dirimu jangan hanya tiduran dan enak-enakkan. kalau sakit coba buat terapi aja walaupun tangan kamu belum sempurna putusnya. kan hanya tulangnya saja. he...he...sory bang.
SIGIT :
Apa kabar tongklang, sigit adalah anggota yang tertinggi dari kami semua. walalupun badannya jangkung dia tidak pernah meremehkan orang lain yang lebih pendek darinya.
LULU MUFIDA :
Dia adalah Wakil Ketua Sabhara yang mendadak naik jabatan menjadi Ketua Sabhara Polsek Comal pada tahun 2003 / 2004.
SITI KUSNIATUN :
Dia adalah seseorang yang pekerja keras. Jujur dulu saya pernah memiliki rasa kepadanya. namun akan tetapi siup terdengar dia memiliki cowok, maka waktu itu pula saya mengundurkan diri dari perasaan itu.
WIDI :
Dia adalah teman se kampur aku di stmik wp pekalongan.
IRA :
wah kabar anak ini tidak lagi terdengar.....
SURIAH :
ini apa lagi nihil..............
DWI SANTOSO :
Halo prov, dia adalah Provos pada Sabhara Polsek Comal.
ERWIN :
ini anak kabarnya gimana saya aja ndak tahu, tapi yang jelas dia adalah Mantan Ketua Sabhara yang setelah itu digantikan oleh Lulu Mufidah.
TARJO :
dia adalah seorang guru olahraga pada sebuah SD di Mrican Pekalongan. periang dan friendly banget orangnya.
ANJAR W :
dia anak kalau dilihat sekilas dari jauh mirip banget ama Audi. kalau dilihatnya dari pucuk monas. he....he.....he......
HERDIKA BENI A. :
Ini anak playboy bangets..................hai para kaum Hawa hati-hatilah pada sosok Adam ini....
AMIN SUKRON :
mantannya Anjar.....biasa cinlok, Tuhan telah menghendaki untuk berjodoh dengannya. akan tetapiTuhan pula yang memisahkan mereka berdua............he.....he...........he...........
tapi dia dapat gantinya yang cuantik katenye............
NOVI :
Ini dia orangnya yang saya sebutkan diatas...............cantiknya.......au ah gelap.............

Nie gambar orang-orang tersebut :


tunggu kabar dan berita selanjutnya..................di www.alfansani.blogspot.com atau di www.sakabhayangkarapolsekcomal.blogspot.com.
thank's